Artikel, ScrapbookSeptember 24, 2009 6:59 pm

DIY: High Tensile Smooth Wire Fence

Beberapa waktu yang lalu kami berkesempatan bergiat di wilayah Kawasan Konservasi Taman Buru Masigit Kareumbi (TBMK). Kegiatan kami disana untuk membantu pengelola kawasan dalam pembangunan pagar untuk penangkaran rusa.

Alkisah, pengelola kawasan TBMK merencanakan untuk memperluas area penangkaran rusa yang sebelumnya sudah ada disana. Dan menawarkan kepada kami untuk membantu melakukan perancangan sistem dan model kandang. Dengan senang hati (dan agak terburu-buru) tawaran ini serta merta kami iyakan dengan satu syarat. Bukan apa-apa, kebetulan kami sedang mencoba membuat sistem kandang untuk percobaan penggembalaan pada ayam dan tentu urat eksperimen kami cukup tertantang untuk mencoba pada skala yang lebih serius :) .

Syaratnya adalah pagar untuk penangkaran rusa itu dibuat dengan sistem yang dikenal dengan nama High Tensile Smooth Wire (HTSW).
Tulisan kali ini mungkin bertele-tele, tapi kami ingin sedikit bercerita mengenai proses yang kami lalui dalam rangka membuat pagar model HTSW.

baca seluruh artikel >>>

Artikel, ScrapbookApril 17, 2009 12:54 pm
Kotak Inkubator
From Alat Pengeram Telur Sederhana

 

Artikel kali ini menceritakan tentang percobaan pembuatan alat pengeram telur sangat sederhana. Kami memerlukan alat ini untuk mencoba menetaskan telur burung Merak hijau (Pavo muticus).

Alat pengeram/ penetas telur atau egg incubator bertenaga listrik ini cukup sederhana dan mudah dibuat. Namun kami juga belum tahu apakah inkubator ini sukses menetaskan telur atau tidak karena penetasan telur itu ternyata memiliki beberapa faktor yang menentukan. Namun setidaknya prinsip-prinsip dasar penetasan telur coba kami terapkan pada alat sederhana ini dengan harapan kami bisa mulai belajar mengenai soal penetasan telur.

Artikel ini sekadar sebagai dokumentasi kegiatan yang telah dilakukan. Ada beberapa kekurangan dalam disain yang mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian yang sedang mencari informasi pembuatan pengeram. Hati-hati bila anda ingin membuatnya karena perangkat ini terhubung langsung dengan jala-jala listrik rumah yang bila tersetrum tentu rasanya tidak menyenangkan:)

Selamat membaca.

baca seluruh artikel >>>

ArtikelApril 15, 2008 1:04 am

Pengantar dari pengasuh Manglayang Farm Online

Tulisan ini dikirimkan melalui email ke alamat pengasuh, dan pesan beliau mohon namanya disamarkan saja apabila tulisan ini akan dimuat di blog atau milis. Tulisan ini sudah mengalami penyuntingan beberapa tanda baca dan kesalahan ketik (walaupun tidak menghilangkan semua kesalahan ketik).

Selamat membaca dan silahkan tuliskan komentar anda untuk opini ini.
 

SURAT PEMBACA: Konsep Pertanian Organik vs. Pabrikasi Pupuk Organik
oleh anonymous

Ketika membaca artikel kompos di blog Manglayang, saya teringat diskusi ngalor ngidul beberapa waktu lalu bersama seseorang yang merupakan teman sekaligus guru. Tidak terasa jari-jari menari diatas kibord komputer usang, menuliskan apa yang ada di kepala.

Tulisan ini sama sekali bukan bermaksud melakukan black campaign pada penjual atau pengusaha pupuk organik tapi hanya sekedar melontarkan opini dan pendapat pribadi.

Mari kita mulai saja.
baca seluruh artikel >>>

ArtikelOctober 21, 2007 9:06 pm

Pengantar dari Manglayang Farm Online

Seri artikel Teknologi Kompos yang cukup komprehensif ini dibuat oleh Kang Dardjat Kardin pada tahun 2005 dan merupakan seri dokumen Pelatihan Pertanian Berkelanjutan yang mengungkap teknologi dan cara pembuatan kompos dengan skala farm/kebun yang mengarah pada unit produksi kompos sebagai bisnis.

Meskipun demikian pada dasarnya prinsip-prinsip komposting adalah sama, sehingga prinsip dan teknologi yang dituliskan disini dapat juga diaplikasikan pada pembuatan kompos skala rumah tangga maupun skala yang lebih besar/pabrikan. Perbedaan signifikan hanya pada unsur kerumitan proses dan kuantitas serta ketersediaan bahan baku. Selamat membaca dan membuat kompos :)

Disclaimer

Editing, penyesuaian dokumen untuk format online, publikasi, gambar dan foto oleh Manglayang Farm Online. Naskah dipublikasikan atas seijin pemilik tulisan. Reduplikasi, redistribusi dan republikasi diperbolehkan selama mencantumkan pemilik artikel dan sumbernya.

Teknologi Kompos oleh Dardjat Kardin

update terakhir: 23 Oktober 2007 11:04 WIB

  1. Humus Sebagai Teladan Sumber Bahan Organik
  2. Teknologi Kompos
  3. Metoda Pembuatan Kompos
  4. Kunci Proses Pembuatan Kompos
  5. Standarisasi Pembuatan Kompos
  6. Ciri-Ciri Kompos Jadi
  7. Penyimpanan Kompos
  8. Keunggulan dan Kekurangan Kompos
  9. Pembuatan Kompos Yang Sederhana dan Praktis
    Penyiapan Bahan
    Penyiapan Alat
    Penyusunan Bahan Baku
    Mencampur Kompos
    Mengukur Temperatur
    Membalik Kompos
    Penyaringan
  10. Aktivator Kompos
  11. Contoh Jadwal Kegiatan Proses Pembuatan Kompos
  12. Cara Pemakaian dan Menghitung Kebutuhan Kompos

 Dardjat Kardin adalah praktisi pertanian berkelanjutan. Tinggal di Bandung.

ArtikelMay 2, 2007 10:28 pm

Seri ketiga artikel tentang yogurt ini merupakan lanjutan dari seri sebelumnya. Bila belum membacanya silahkan tengok dahulu dokumen tersebut agar kita mengerti apa dan bagaimana si susu fermentasi ini. Bagian 1 tentang sejarah yogurt dan Bagian 2 tentang mikrobiologi pada susu.

Kali ini Mamang mencoba menuliskan pengalaman membuat yogurt. Langkah-langkah yang dilakukan disini hanya merupakan panduan umum saja, kita dapat (dan seharusnya) melakukan improvisasi sendiri tergantung selera. Percobaan pembuatan yogurt ini dilakukan sekitar akhir tahun 2005 dan baru sekarang sempat di dokumentasikan dalam artikel, jadi mohon maaf bila ada tulisan yang kurang akurat dan foto-foto juga tidak lengkap menggambarkan setiap langkah.

Kritik/tanggapan silahkan dilayangkan.

Yogurt Bagian 3: Yuk bikin Yogurt!

Copyright (c) 2007 Manglayang Farm.
Permission is granted to copy, distribute and/or modify this document under the terms of the GNU Free Documentation License, Version 1.2 or any later version published by the Free Software Foundation; with no Invariant Sections, no Front-Cover Texts, and no Back-Cover Texts.

Author: Mang Layang

Pendahuluan

Membuat yogurt bukanlah pengetahuan yang rumit dan sulit, tidak seperti bikin roket atau pesawat terbang J. Yang kita butuhkan hanya sedikit kesabaran dan kemauan untuk terus mencoba. Biar gak terlalu panjang, yuk kita ikutin ceritanya.

Alat dan Bahan

Apa saja sih yang dibutuhkan untuk membuat Yogurt ?. Alat-alatnya sama sekali ngga rumit dan sebagian besar bisa kita pinjam dari dapur di rumah kita. Tapi jangan lupa setelahnya dibersihkan ya, bisa diamuk sama Ibu kalo engga.

baca seluruh artikel >>>

ArtikelApril 2, 2007 10:21 pm

Daun Kudzu

Daun Ranum Kudzu

Tidak terasa sudah 3 bulan lebih kami tidak menulis lagi di blog Manglayang ini. Maaf bukan melupakan para pembaca setia Manglayang Farm Online, namun karena terbatasnya waktu dan kesempatan untuk menulis, selain juga bingung memilih bahan-bahan tulisan yang demikian banyak :) . Baiklah, tulisan kali ini akan bercerita sedikit mengenai kunjungan kami ke satu daerah di kaki Gunung Parang, Plered Kabupaten Purwakarta untuk melihat percobaan  pengembangan tanaman Kudzu (Pueraria montana var. lobata) .

SEJARAH KUDZU

Nama Kudzu ini mungkin agak asing terdengar di telinga kita, ya Kudzu merupakan tanaman merambat tahunan yang berasal dari daerah selatan Jepang dan China. Masuk pertama kali ke Amerika Serikat dari Jepang pada tahun 1876 karena dibawa oleh pemerintah Jepang yang sedang membuat taman di Philladelphia, Pennysylvania sebagai penghargaan untuk ulang tahun Amerika yang ke-100 tahun (The Amazing Story of Kudzu).
baca seluruh artikel >>>

ArtikelDecember 4, 2006 3:35 am

Copyright (c) 2006 Manglayang Farm.
Permission is granted to copy, distribute and/or modify this document under the terms of the GNU Free Documentation License, Version 1.2 or any later version published by the Free Software Foundation; with no Invariant Sections, no Front-Cover Texts, and no Back-Cover Texts.

Pengantar
KCT (Kenal, Cegah dan Tangkal) adalah seri artikel kesehatan ternak. Seri artikel ini dibuat bukan untuk mengajari pembacanya, namun lebih kepada dokumentasi dan exercise dari hasil pengamatan dan eksplorasi literatur yang dilakukan oleh penulis.
Dengan membaca artikel ini, anda setuju bahwa segala resiko yang mungkin terjadi ketika anda memutuskan untuk mengikuti arahan atau petunjuk dalam artikel ini menjadi tanggung jawab anda sendiri.
Saran, kritik dan ide, terbuka untuk dilontarkan.

Rumen Sapi

Apakah Kembung/Timpani/Bloat ?
Selain diare, penyakit kembung merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang ternak ruminansia terutama sapi dan domba. Meskipun terlihat sepele, sebaiknya kita selalu waspada, karena pada kasus yang berat dapat berakibat fatal dan kematian pada ternak. Ada beberapa jenis kembung, namun yang akan lebih banyak diungkap disini adalah kembung pada perut rumen (rumen bloat). Jenis lainnya adalah abomasum bloat yang seringkali lebih fatal namun jarang terjadi pada sapi dewasa.
baca seluruh artikel >>>

ArtikelMay 25, 2006 2:39 am

Lanjutan dari bagian pertama
dari seri artikel Serba Serbi Pengolahan Susu: Mengenal Yogurt ini adalah mengenai mikrobiologi pada susu dan sedikit ulasan mengenai kultur starter yogurt serta probiotik.
Artikel ini dibuat dan dipublikasi oleh Manglayang Farm Online.
Mohon maaf bila ada kesalahan. Koreksi dan kritik silahkan dilayangkan pada kami.

Silahkan ambil minuman dan penganan anda, dan selamat membaca.

Home Made Yogurt
Yogurt, dipasteurisasi dan difermentasi didalam toples gelas.

Bagian 2
Mikrobiologi Susu dan Yogurt Starter
oleh: Manglayang Farm

Copyright (c) 2006 Manglayang Farm.
Permission is granted to copy, distribute and/or modify this document under the terms of the GNU Free Documentation License, Version 1.2 or any later version published by the Free Software Foundation; with no Invariant Sections, no Front-Cover Texts, and no Back-Cover Texts.

Pengantar

Mikroorganisme adalah sebuah organisme kehidupan yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang. Ukuran yang digunakan untuk mikroorganisme adalah mikrometer (µ m); 1 µ m = 0.001 milimeter; 1 nanometer (nm) = 0.001 µ m.
Mikroorganisme dapat ditemukan dimana mana dan sangat berperan dalam semua kehidupan di muka bumi. Kaitannya dengan makanan, mereka dapat menyebabkan atau mencegah pembusukan, atau bahkan menyebabkan kita sakit.
Mikroorganisme dapat dibagi menjadi beberapa kelas, diantaranya adalah bakteri, fungi dan virus.
Susu, ketika di sekresi di dalam ambing ternak berada dalam keadaan yang steril. Namun ketika dalam perjalanan dari ambing menuju puting, bahkan sebelum susu keluar dari puting, susu sudah terkontaminasi oleh sedikit bakteri yang tinggal di dalam puting (apalagi jika puting tersebut kurang diperhatikan kebersihannya).
Walaupun demikian kontaminasi pada tahap ini boleh dibilang sangat sedikit dan masih terbilang aman, terkecuali apabila sapi menderita penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti Mastitis.
Oleh sebab itu, mikroorganisme dan kontaminasinya memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembuatan dan pengolahan susu.
baca seluruh artikel >>>

ArtikelApril 6, 2006 12:24 am

Copyright (c) 2006 Manglayang Farm.
Permission is granted to copy, distribute and/or modify this document under the terms of the GNU Free Documentation License, Version 1.2 or any later version published by the Free Software Foundation; with no Invariant Sections, no Front-Cover Texts, and no Back-Cover Texts.

Pedet rawan terkena diare
Pedet rawan terkena diare

KCT (Kenal, Cegah dan Tangkal) adalah seri artikel medis untuk ternak. Seri artikel ini dibuat bukan untuk mengajari pembacanya, namun lebih kepada dokumentasi dan exercise dari hasil pengamatan dan eksplorasi literatur yang dilakukan oleh penulis.
Dengan membaca artikel ini, anda setuju bahwa segala resiko yang mungkin terjadi ketika anda memutuskan untuk mengikuti arahan atau petunjuk dalam artikel ini menjadi tanggung jawab anda sendiri.
Saran, kritik dan ide, terbuka untuk dilontarkan.

Apa dan Bagaimana Diare pada Pedet ?

Diare merupakan sebuah kata umum yang digunakan untuk menggambarkan keadaan sapi yang mengalami sakit mencret. Diare pada ternak khususnya sapi bukan merupakan sebuah penyakit, tapi lebih merupakan tanda atau gejala klinis dari sebuah penyakit yang lebih komplek yang bisa disebabkan oleh berbagai hal.

Diare pada ternak, seperti pada manusia, dapat terjadi ketika pergerakan cairan tubuh dalam sistem pencernaan mengalami gangguan. Biasanya selalu berakibat kehilangan cairan atau dehidrasi. Cairan tubuh yang keluar ini juga membawa serta garam garam mineral atau elektrolit. Sayangnya, kehilangan ini akan merubah keseimbangan kimiawi tubuh yang pada akhirnya akan menimbulkan stress dan depresi, yang dapat berujung pada kematian. Rehidrasi, sebuah terapi pada ternak dengan memberikan air dan suplemen elektrolit dapat membantu meredakan efek diare dan memulihkan keseimbangan tersebut.

Secara umum, diare dibagi dua kategori, diare yang dibebabkan oleh ketidakseimbangan nutrisi (non-infeksius) dan diare yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme.
baca seluruh artikel >>>

ArtikelMarch 6, 2006 1:06 am

Copyright (c) 2006 Manglayang Farm.
Permission is granted to copy, distribute and/or modify this document under the terms of the GNU Free Documentation License, Version 1.2 or any later version published by the Free Software Foundation; with no Invariant Sections, no Front-Cover Texts, and no Back-Cover Texts.

G. sepium sedang berbunga
Gamal (Gliricidia sepium) sedang berbunga.

Taksonomi
Famili: Fabaceae (Papilionoideae)
Sinonim: Gliricidia lambii Fernald, G. maculata var. multijuga Micheli, Lonchocarpus roseus (Miller) DC., L. sepium (Jacq.) DC., Millettia luzonensis A. Gray, Robinia rosea Miller, R. sepium Jacq., R. variegata Schltdl.

Nama lokal
Gamal (Indonesia), Liriksida, liriksidia, Wit Sepiung (Jateng), Johar Gembiro Loka (DIY). Jawa Timur: Kelorwono, Joharlimo, Johar Bogor. Sunda: Cebreng, Cepbyer (Jabar), Kalikiria (Ciamis), Angrum (Garut).

Nama Lain
Mother of cocoa, Quick stick (Inggris), Filipina: Balok-balok (Tagalog), Apatot (Bikol), Kukuwatit (Pangasinan). Laos: Kh’è:nooyz, khê falangx. Thailand: Khae-farang. Vietnam: Anh dào gi’a, sát thu, hông mai. Nicaraguan cocoa shade, cacahuananche, madre de cacao (Guatemala), madriado (Honduras), madricacao, mata ratÓn, mataratÓn, madera negro.

Kerabat
Dua jenis lain dari genus ini adalah G.brennigii dan G. maculata. Hanya G. sepium yang tumbuh di luar sebaran alaminya di Amerika tropika. G. sepium dibedakan dengan dua jenis lainnya dari susunan bunga yang tegak, bunga merah muda, dan ujung helai daun meruncing. Sedangkan G. maculata bunganya berwarna putih dengan polong dan biji yang sedikit lebih kecil dari G. sepium.
Hibrid buatan G. maculata dan G. sepium telah dilakukan, tetapi belum dipastikan hibridisasi terjadi secara alam. Hibridanya tidak potensial untuk penanaman. (Jurnal Informasi Singkat Benih, Direktorat Perbenihan Tanaman Hutan, Desember 2002).

Distribusi
Gamal adalah pribumi di kawasan Pantai Pasifik Amerika Tengah yang bermusim kering. Ditemukan mulai dari permukaan laut hingga ketinggian 1200 meter. Akan tetapi, tumbuhan ini telah lama dibudidayakan dan bernaturalisasi di wilayah tropika Meksiko, Amerika Tengah, dan bagian utara Amerika Selatan, sampai pada ketinggian 1.500 m. Jenis ini juga telah diangkut ke wilayah Karibia dan kemudian ke Afrika Barat. Ia di introduksikan ke Filipina oleh orang Spanyol pada awal tahun 1600-an, dan ke Sri Lanka dalam abad ke-18l dari sana tumbuhan ini mencapai negara Asia lain, termasuk Indonesia (kira-kira tahun 1900), Malaysia, Thailand dan India.
Gamal diperkirakan masuk ke Indonesia untuk digunakan sebagai tanaman pelindung pada areal perkebunan di daerah Medan (Harian Umum Suara Karya, 19 Mei 1992).

baca seluruh artikel >>>

Unique visitor stumbled upon this site since 27 Dec 2005: people(s)