Gempa Yogya: Ternak Harus Makan, Sawah Harus Disiangi

Sawah Menghijau Menghadapi Musim Panen di daerah Jetis Kab. Bantul.
Latar Belakang: Rumah Yang Roboh Dihantam Gempa 5.9 SR
Mohon maaf bagi para pengunjung dan rekan rekan yang sharing di kolom komentar Manglayang Farm Online bila pertanyaan atau komentarnya belum di respon. Dalam beberapa hari kemarin kami masih berada di Yogyakarta untuk melakukan sedikit kegiatan yang berkaitan dengan bencana gempa yang melanda daerah tersebut.
Sekedar sharing, kami sempat mengobrol dengan beberapa orang peternak lokal di daerah Kabupaten Bantul yang menceritakan kisah kisah mengenai kondisi hewan ternak mereka paska bencana. Ternyata selain korban manusia, korban ternak pun cukup banyak. Ada peternak yang dengan mata berkaca kaca bercerita bahwa dia baru saja menguburkan satu ekor sapi (yang berharga 5 juta-an) yang terkena jatuhan puing kandang, dan satu ekor lagi di potong paksa setelah kakinya patah. Untungnya, sapi tersebut masih dapat berguna bagi manusia karena dagingnya bisa dibagikan dan dimakan oleh orang orang sekampung.
Mengingat sebagian besar warga Kabupaten Bantul adalah petani dan peternak, perlu kiranya dilakukan dorongan agar saudara saudara kita tidak terus terlena dengan kondisi bencana dan arus bantuan yang mengalir. Ternak tetap harus makan, sawah tetap harus disiangi, roda kehidupan harus kembali berputar. Mari kita bangun kembali Yogyakarta.
Manglayang Farm Online turut belasungkawa terhadap semua korban dan kehilangan harta benda akibat bencana gempa tersebut. Mudah mudahan kita semua bisa mengambil hikmah dari peristiwa ini. Amin.


