Rest for a while, broken front axle shaft
Odong odong sedang beristirahat, rusak as roda depan
(Rest for a while, broken front axle shaft)

Bagi masyarakat pesisir Jawa Barat selatan, terutama di sepanjang pantai Ranca Buaya sampai Cidaun, nama Odong odong memang terkenal. Tua muda besar kecil pasti pernah melihat bahkan merasakan nikmatnya menumpang odong odong. Ya, Toyota Land Cruiser tipe FJ40 lansiran tahun 60 sampai 70-an ini memang merupakan salah satu alat transportasi utama di sana selain ojeg motor dan rakit getek :) .
Kondisi jalan yang seluruhnya adalah pantai berpasir, melintasi muara sungai, naik turun gunung membuat transportasi barang dan orang dalam jumlah banyak hanya dapat dilakukan oleh kendaraan four-wheel-drive.
Peran odong odong dalam kehidupan agrikultur dan perdagangan di kalangan masyarakat pesisir Garut memang tidak bisa di remehkan.

Percaya atau tidak, kendaraan ini terkadang dimuati sampai 2 ton. Mulai kayu gelondonongan, hasil bumi sampai orang dan hewan ternak. Karena kondisi alam yang ganas dan pemakaian yang demikian berat, usia kendaraan kendaraan tersebut paling hanya 1 sampai 2 tahun. Setelah 2 tahun pemakaian, hanya ada 2 alternatif bagi para pejuang tersebut, jadi besi tua atau perbaikan besar besaran.

Dengan kondisi jauh dari kota dan toko spare part, para pemilik odong odong harus ekstra kreatif dalam mengakali kendaraan kesayangan mereka agar selalu siap sedia setiap hari bekerja. Apa saja kreatifitas mereka tersebut ? Mari kita lihat lebih dekat.


Gambar berikut adalah sebuah FJ40 lansiran tahun 60-an milik seorang rekan di desa Cimahi, kecamatan Caringin, Garut. Setelah 1.5 tahun beroperasi berat, kini sang odong odong hanya digunakan untuk angkutan yang lebih ‘ringan’.

Rust is their middle name
Karat dimana mana, bahkan fender pun dimakannya.
(Rust is their middle name)

Still running yota F engine, no battery although
Mesin F Toyota orisinal, masih jalan dengan baik.
(Still running yota F engine, no battery although)

Formula 1 Slick Tire(TM)  on original 16" split wheel
Ban ’slick’ yang dipakai di Formula 1 :) .
(Formula 1 Slick Tire(TM) on original 16″ split wheel)

Comfort interior, note wooden seat and fuel gallon
Interior odong odong yang nyaman, perhatikan kursi kayu dan jerigen bensin sistem infus.
(Comfort interior, note wooden seat and fuel container)

Wooden body mount
Dudukan body dari kayu.
(Wooden body mount)

Wooden and rust rear deck
Dek belakang yang berkarat dan penutup dari kayu.
(Wooden and rust rear deck)

Left rear rigid bump stop, made from wood and plastic rope
Suspensi kiri belakang yang kaku, terbuat dari kayu dan tambang plastik.
(Left rear rigid bump stop, made from wood and plastic rope)

Right rear not-so-rigid bump stop, made from old tire
Suspensi kanan belakang yang tidak begitu kaku, terbuat dari ban bekas.
(Right rear not-so-rigid bump stop, made from old tire)

Old, rust, but still functional and make some money :)
Tua, berkarat, tapi masih fungsional dan menghasilkan uang :) .
(Old, rust, but still functional and make some money :) )

The other Yota, this one is newer, hauling some wood log
Odong odong yang lain, lebih seger, juga sedang mengangkut kayu.
(The other Yota, this one is newer, hauling some wood log)

This is proved that Toyota Land Cruiser FJ40 is still one of the best 4x4 work horse ever built.