Membuat Kompor Alkohol Murah Meriah
Jangan dikira bahwa kami ingin menyaingi program pemerintah Jawa Barat yang ingin menggalakkan penggunaan batu bara seperti dicanangkan kemarin ini oleh bapak Gubernur ![]()
Walaupun dalam hati kecil, kami sebenarnya kurang tertarik dengan rencana pemerintah menggunakan batu bara sebagai pengganti bahan bakar minyak di rumah tangga karena berbagai alasan, baik teknis maupun kesehatan.
Cerita bermula pada saat melakukan pencarian desain burner untuk biogas, kami cukup surprise karena ternyata inisiatif pembuatan dan desain kompor atau tungku dengan bahan bakar alternatif sudah banyak sekali dilakukan baik oleh para hobiis maupun LSM di luar negeri.
Salah satu yang menarik perhatian adalah desain kompor berbahan bakar alkohol yang dibuat dari kaleng bekas minuman ringan (soft drink). Di sekitar kita banyak sekali limbah bekas kaleng minuman ringan ini , yang sebetulnya masih bisa kita manfaatkan untuk sesuatu yang cukup berguna (well, saingan dengan para pemulung, menurut informasi harga kaleng bekas ini di tingkat pemulung ternyata sekitar Rp. 10.000,- / kilogram!)
Kami melihat bahwa desain kompor alkohol ini (jenisnya disebut Top Burner Alcohol Stove) sama dengan yang digunakan kompor yang sering dipakai oleh para pencinta alam dan pendaki gunung, Trangia. Keduanya mengambil prinsip dasar yang sama, hanya bedanya Trangia menggunakan bantuan semacam sumbu yang kemungkinan terbuat dari asbestos.
Membuatnya sama sekali tidak sulit, hanya dibutuhkan sedikit kesabaran dan bahan serta alat yang tersedia di sekitar kita. Dan soal fungsional, dari percobaan kami dapat mendidihkan (98C) 0.5 liter air dalam waktu 18 menit dan hanya menghabiskan sekitar 20ml spirtus bakar. Kurang lebih sama bahkan cenderung lebih irit dalam bahan bakar daripada Trangia.
Selain itu, kompor alkohol ini juga simple dan ringkas, dapat dikantongi bila anda sedang melakukan perjalanan alam bebas, alkohol nya selain berfungsi sebagai bahan bakar, dapat juga digunakan untuk antiseptic dan pencuci luka apabila mengalami kecelakaan ringan dalam perjalanan. Keunggulan lain, bahan bakar alkohol ini bersih, tidak mengeluarkan bau dan polusi serta termasuk bahan bakar yang renewable (terbarui). Kekurangannya ? tentu saja ada
, storage dan handling dari bahan bakar cair yang kadang kadang ribet dan harga alkohol yang masih mahal (sekitar Rp. 6000 - 7000 / liter).
Mengacuhkan hal tersebut, mengapa kita tidak mulai saja mencoba membuat kompor alkohol generik ini ? Gampang kok!.
Catatan:
Kami juga sedang iseng membuat varian lain, yaitu side burner pressurized alcohol stove, yang dari sisi desain juga menarik dan teoritis akan lebih irit lagi bahan bakarnya dan beberapa modifikasi lain.




mesen 2 mang !
Comment by tioooooo — December 1, 2005 @ 3:07 pm
pak saya sangat tertarik dengan kreatif anad dan saya sedang mencari kompor tekan untuk minyak jatropa ayo kita kreatif lagi,
Comment by HARYO BUDIARTO — January 20, 2006 @ 11:24 am
#1 Ah ngadamel we atuh nyalira mang Tio. Pami mesen tiasa tapi janten awis hehe.
#2 Wah terima kasih apresiasinya pak Haryo.
Boleh juga tuh di sharing mengenai kompor tekan untuk minyak Jatropha-nya.
Comment by mang Layang — January 20, 2006 @ 4:28 pm
pinter bawnget sih kowe mas bok akoe dikirimi kompore heeee eehhhhhhhhh
Comment by ted jou — September 3, 2006 @ 7:05 pm
boleh tahu kira2 kalo dijual harganya berapa??? mungkin bisa tuh dijadiin komoditi n dijual ke pala di PT or Sekolah… hehehe….
Comment by irham — November 3, 2006 @ 9:24 pm
#5 haha menarik idenya, menurut informasi yang beredar sih memang sudah ada yang membuat dan menjual, harganya tidak sampai 10rb rupiah. Hanya karena memang membuatnya juga tidak sulit, perlu strategi cerdik dalam pemasaran dan packaging
Comment by manglayang — November 5, 2006 @ 11:11 am
saya pelajar yang sangat tertarik akan penemuan2 baru apa lagi sesuatu yang sangat berguna buat perkembangan industri madya kita,
request saya tolong kalo ada artikel-artikel baru tolong email ke email saya trims ya…
Comment by azis — March 8, 2007 @ 12:17 am
boleh tau cara mbuatnya Kang?
Comment by Diah — August 31, 2007 @ 3:30 pm
#8 Link di artikel di atas memang kurang jelas ya.. saya saja sempat cari2 dulu barusan hehe. Silakan kesini Teh:
http://manglayang.blogsome.com/membuat-kompor-alkohol-generik/
Comment by manglayang — September 2, 2007 @ 12:50 am
Kalau ngasih berita mbok ya di kasih gambar lengkapnya,dan juga bahan bahan yg perlu disediakan,sehingga bisa dipraktekan.Ok
Comment by Abdul Wahid — November 5, 2007 @ 10:07 am
#10 silahkan tengok komentar #9 diatas mas Abdul. Foto2nya luengkap kap
Comment by mang Layang — November 5, 2007 @ 11:33 am
idenya kreatip banget!!!
tapi masalahnya kompor kayak gini bisa bertahan ampe berapa lama???
Comment by rindy — February 11, 2008 @ 2:43 pm
#12 terima kasih apresiasinya. Masalah daya tahan, asal tidak kepencet-pencet sepertinya tahan, yang kami punya hanya berubah saja warnanya agak gosong, tapi masih bisa dipakai koq.
Comment by manglayang — February 17, 2008 @ 6:14 pm
pak saya salut apa yang sudah bapak lakukan semoga mendapatkan pahala yang setimpal
yang saya tanyakan apakah ada jenis alkoholnya sebagai bahan bakar, atau sembarang karena saya sedang menagmbil penelitian tentang alkohol dan dimungkinkan akan saya lanjutkan sebagai bahan bakar.
Comment by noval — February 21, 2008 @ 2:37 pm
hihi…
saya jadi teringat pas jaman jaman SMA dulu ini…
sering make kompor kayak gini pas kemping di gunung, soalnya ndak mau ribet bawa trangia…
;))
Comment by chiw — May 6, 2008 @ 1:47 pm
Berguna banget, gw udah coba wat masak macam-macam.
Masalahnya kalo alkoholnya abis musti di re fuel lagi, habis cuma sedikit si nampung alkoholnya. Coba bro dipikirkan lagi supaya fuel cup nya gedhe.
Comment by Broer — June 26, 2008 @ 6:18 pm
saya sangat tertarik membuat kompor tersebut karena saya sering melakukan pendakian dan sangat sulit bila membawa kompor inpus
Comment by purnomo — July 19, 2008 @ 3:19 pm
baguz banget it.. dapat diterpkan bagi kehidupan sehari2.. saya pengin cara atau prosedur yang lbh detail mengenai kompor alkohol.. dapat mengirimkan k email saya…
Comment by surya parimana — July 26, 2008 @ 11:51 am
ya,saya setuju karena itu dapat membuat stock minyak tanah tidak habis,saya mau tanya berapa kandungan alkohol yang dapat dibuat untuk kompor ini?,karena mungkin saya akan membuat kompor seperti punya anda ini,selain itu saya juga akan membuat bahan bakar pengganti bensin dengan alkohol
Comment by Totiq Pria Dighfora — August 17, 2008 @ 6:21 pm
pa,sy sangat tertarik untuk membuat kompor itu. oh iya bapa bisa ngga desain kompor ethanol(alkohol)yang lebih kuat dan tahan lama. kebetulan untuk wilayah Jatim ada pemesanan 4000 unit. bisa hubungi saya bagi yang bisa di 085694973980
Comment by opik — September 22, 2008 @ 10:37 am
Bro, makasih tipsnya mungkin bisa ane pake di waktu perjalanan. btw kalo ada temuan baru lagi ane di kasih tau ya bro. Thanks ya…!!!!!!!!
Comment by dhawe — December 17, 2008 @ 9:15 pm
Hai, Salam Kenal. Sekedar membagi Informasi tentang
penyewaan tenda dan alat-alat camping , pembuatan dan penjualan tenda,
Berkemah, Camping, kemping, Even, Wisata Alam, Mabim, Outbound Training, Tenda Dome, Tenda Sarnafil atau Tenda Kerucut;; silakan hubungi kami di www.tendaku.net
thx..
Comment by arnold — January 20, 2009 @ 7:09 pm
pak, boleh jelaskan lebih detail lagi tentang kompor ini?? apa bahan bakarnya alkohol saja?? apakah spiritus juga berperan dalam kompor ini??/ thnks
Comment by yulia — March 29, 2009 @ 11:36 am
ide yang bagus banget. boleh donk bagi2 detail kompornya. via email yah. ntar mau aq coba d rumah
Comment by wisnu — May 15, 2009 @ 2:42 pm
liat di youtube ada tutorial pembuatannya.
cari dengan kata kunci ALCOHOL STOVE.
semoga bermanfaat bagi kita semua
Comment by aguz — October 29, 2009 @ 11:56 am
waw hebat!!!!!!!!!!!!!!!!
Comment by nanda — November 14, 2009 @ 6:01 pm