
Arachis pintoi dan rumput Lampung (Setaria spp.)
Tanaman kacang kacangan (Leguminosae) merambat berbunga kuning yang merupakan saudara dari tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea) ini memang sedang trend sebagai tanaman penutup tanah (cover crop) terutama digunakan dalam penataan taman dan landscaping.
Namun, sebetulnya tanaman ini memiliki potensi lain, yaitu sebagai hijauan pakan ternak (forage legume) dan pendukung kesuburan tanah melalui fiksasi nitrogen (N2).
Kami sedang mencoba kombinasi beberapa jenis rumput seperti BD (Brachiaria decumbens), African Star Grass (Cynodon nlemfluensis), berbagai kultivar rumput Gajah (Pennisetum purpureum), dan Rumput Lampung (Setaria spp.) dengan tanaman Arachis pintoi ini. Penanaman dilakukan di beberapa areal, baik areal penanaman rumput petik (crop), maupun di padang penggembalaan sapi (grazing area).
Sejauh ini fakta lapangan nampaknya menunjukkan Arachis pintoi lebih menyukai tempat yang teduh, ditandai dengan kesuburan dan ukuran daun yang lebih besar daripada penanaman yang dilakukan di tempat terbuka.
Sehingga apabila kacang Pintoi ini digunakan sebagai tanaman penutup pada lahan penanaman rumput petik jenis Gajah (P. purpureum), selain dapat mengurangi gulma yang tumbuh disekitar rumput petik, juga dapat meningkatkan kesuburan tanah melalui penangkapan nitrogen dari udara oleh bakteri pemfiksasi nitrogen yang bersimbiosis dengan tanaman Leguminosae seperti Rhizobium.
Salah satu kekurangan dari kacang Pintoi ini adalah tingkat pertumbuhannya di lahan marjinal yang kurang pesat bila dibandingkan gulma dan rumput liar. Sehingga pada beberapa plot penanaman, kacang Pintoi kalah berkompetisi dengan rumput alam dan rumput gajahan (Scherachne punctata ?). Hal ini ditandai dengan ukuran daun yang semakin kecil dan stolon yang pendek.
UPDATED 25/11/2005: Rumput gajahan yang dimaksud adalah Carpet grass (Axonopus compressus). Banyak ditanam sebagai rumput penutup taman, namun kurang disukai ternak ruminansia besar, kecuali kambing/domba, dan menjadi rumput penganggu di (gulma) padang penggembalaan Manglayang Farm.



Seberapa jauh Arachis Pintoi berpengaruh kepada ternak sapi?// Sebab kalau ditanam sebagai penutup tanah dan tumbuh dengan subur maka akan banyak yang diberikan kepada sapi (ternak)
Comment by B Sumantoro — June 27, 2006 @ 4:17 pm
Hasil yang kami tanam kurang menggembirakan kang, kalah berkompetisi dengan tanaman lain. Jadi belum sempat dimakan banyak oleh ternak. Mungkin juga cara tanam yang belum benar atau perawatan yang kurang (memang tidak dirawat hehe).
Yang bisa disimpulkan, cara penanaman Pintoi ini harus cukup rapat, dan sekira 2 - 3 bulan pertama tidak boleh ada kompetisi dengan gulma lain. Idealnya sampai 6 bulan atau sampai Pintoi telah cukup kuat.
Kemudian bila sering dipangkas, rasanya malah semakin agresif tumbuhnya. Padahal selain memiliki kemampuan mengikat nitrogen, tanaman ini juga estetis dan indah dipandang.
Comment by mang Layang — July 9, 2006 @ 11:37 am
DH, mohon informasi untuk memperoleh bibit pintoi tersebut saya mau mencoba untuk menanamnya di kebun kelapa sawit di Riau. Pemikiran saya, mungkin kalau di tanam di kebun sebagai tanaman sela akan cocok, karena lebih teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung. Mohon arahannya. Terimakasih Banyak
Horas H Situmeang
Comment by horas situmeang — November 3, 2006 @ 4:06 pm
Kami mendapatkan bibit pintoi dalam polibag dari pedagang tanaman hias di sekitar Bandung. Saya dengar Balitnak Ciawi, Bogor memiliki koleksi berbagai varietas Arachis, mungkin ada yang cocok untuk tanaman sela kelapa sawit.
Selain pintoi ada saudaranya, Arachis glabrata yang juga menjanjikan.
Di lahan sawit yang biasa kami jumpai, cover cropnya biasa menggunakan Centro (Centrosema pubescens), Puero (Pueraria phaseoloides) atau Calopogonium muconoides. Mungkin bisa juga menghubungi PPKS di dekat tempat bapak.
Comment by manglayang — November 9, 2006 @ 3:57 am
mohon referensi atau penelitian tentang aracis pintoi karena disuatu daerah aracis pintoi malah menurunkan produksi tanaman kopi masyarakat….
Comment by benk2satria — April 9, 2008 @ 12:25 pm
#5 menarik pak, boleh tau info atau berita di daerah mana ? kami belum menemukan artikel tentang hubungan antara A. pintoi dengan kopi dari sisi produksi. Tapi untuk supressing weed ada beberapa tulisan.
Comment by manglayang — April 13, 2008 @ 9:21 pm
Lendup, selain ini kacang kacangan jenis apa yang tidak bisa hidup pada tempat ternaungi tapi subur pada tempat yang memiliki sinar matahari penuh dan kering di dataran bukit tanah kelei?
Trims
Comment by Zulfadli — June 26, 2008 @ 5:06 pm
bagaimana kami bisa mendapatkan bibit rumput king grass? atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Comment by agung adi santoso — November 11, 2008 @ 9:52 am